Saturday, May 25, 2019

Posting Tiap Hari Tapi Gak Ada Yang Beli ??

Tulisan kali ini untuk menjawab pertanyaan temen-temen yang mengeluh sudah sering posting di FB, IG atau WA tapi gak ada yang beli. Seperti pertanyaan yang saya jadikan judul artikel ini.

Ok. Saya akan bahas secara detail dan praktikal, beserta contoh kasus.

Sebelum membahas FB/IG/WA dan sejenisnya, saya ingin membawa teman-teman mundur kebelakang. 

Silahkan temen-temen lihat gambar dibawah dengan seksama.


Langkah-langkah jualan online


Saya akan jelaskan satu per satu langkah-langkah yang perlu temen-temen lakukan. Perhatikan bagian atas gambar ada angka 1 sampai 7. Itu adalah langkah-langkah yang harus teman-teman ikuti secara berurutan, jangan loncat-loncat dan semua harus dilakukan, satu saja tidak dilakukan kemungkinan gagal akan besar.

Mungkin ada temen-temen yang berpikir, "temen saya gak pakai gini-gini tetep sukses tuh jualan di IG nya". 

Ada yang berpikir gitu ? 

Ada 3 kemungkinan, temen anda tidak mau memberitahu anda cara ini, dia tidak tau cara menjelaskan ke anda, atau dia gak sadar sudah melakukan ini.

Ok. Kita mulai ya

1. Langkah pertama yang anda lakukan adalah menentukan siapa TARGET MARKET anda. Target market adalah kumpulan orang-orang yang anda inginkan untuk menikmati produk/jasa anda. Berapa usianya ? Tinggal dimana ? Apa jenis kelaminnya ? Bahasa apa yang mereka gunakan ? Apa masalah mereka yang bisa diselesaikan dengan produk anda ? Karena sejatinya menjual adalah memberi solusi dari masalah target market. Kemudian berapa penghasilan mereka ? dan berapa kira-kira uang yang akan mereka keluarkan untuk membeli produk anda ?

Gimana ? mulai ribet gak ? heheh ... Mungkin diantara anda akan berkata bahwa ini terlalu teori dan tidak bisa dipraktekkan. Memang, ini belum praktek, ini masih tahap desain. Pebisnis yang tidak mendesain bisnisnya diawal akan banyak mengeluarkan ongkos lebih besar pada saat operasional, dan cenderung banyak coba-coba.

Contoh kasus :

Anda berbisnis fashion, anda perlu tentukan fashion jenis apa ? untuk siapa ? umurnya berapa ? Untuk tingkat ekonomi mana ? dimana lokasi mereka ?

Trus gimana kalo saya mau jual fashion ke seluruh kalangan ? Saran saya bagi temen-temen yang baru mulai, fokuskan disatu segment market saja. Ketika sudah kuat, silahkan merambah segment lainnya. Dengan fokus di satu segment market, anda akan fokus menciptakan produk terbaik di segment anda.

2. Siapkan content

Dalam bisnis online, content is the king. Artinya anda perlu siapkan content-content yang menarik bagi target market seperti di point 1 diatas. Ditahap ini belum saatnya jualan. Fokus anda disini adalah menciptakan content yang menarik, yang memiliki nilai bagi target market anda. Content bisa berupa video tutorial, artikel, ebook, podcast dan hal lain yang bermanfaat bagi target market anda.

Di tahap ini, anda terus juga mempertajam target market anda atau pikirkan juga target-target market baru.

Contoh kasus :

Jika anda mentargetkan para hijaber untuk bisnis fashion anda, maka anda bisa buat content berupa video tutorial hijab, artikel di blog atau ebook tentang hal-hal terkait hijab. Anda bisa menuliskan artikel tentang sejarah hijab, atau bagaimana penggunaan hijab dari masa kemasa, dll. Maksimalkan imaginasi anda untuk memberikan manfaat terbesar bagi target market anda.

3. Kumpulkan Audience

Tahap ini adalah tahap yang sangat penting. Ini saatnya anda cari kumpulan orang-orang yang sesuai dengan target market anda, dan kumpulkan mereka di suatu "kolam". Kenapa saya sebut "kolam", bayangkan ketika anda memancing ikan, lebih mudah mana antara memancing di kolam atau di laut lepas ? tentu dikolam. Ya, kumpulan orang-orang itu adalah ikan yang perlu kita giring masuk ke "kolam" kita.

Caranya ?

Kita siapkan kolamnya dulu, apa itu ? anda bisa gunakan Instagram untuk berkumpulnya follower anda, Facebook Pages, blog atau youtube channel. Secara pribadi saya lebih suka FB Pages dan Blog. Anda silahkan buat sendiri yang anda suka. Kumpulkan mereka disitu. 

Gimana cara menggiring mereka ke kolam kita ? Gunakan umpan berupa content yang tadi anda buat di langkah ke 2. Ya, beri mereka "makanan gratis" berupa content yang menarik dan bermanfaat untuk mereka. Dalam tahap ini, anda jangan dulu JUALAN. 

Sudah mulai terbayang ? Siip ..!!

Kemudian gimana caranya mendapatkan orang-orang yang sesuai target market untuk kita masukkan ke kolam ?

Ada 2 cara, yang organik atau gratis, maupun yang berbayar. 

Yang organik, anda bisa manual undang teman anda di FB untuk jadi follower IG anda, atau untuk LIKE/FOLLOW FB Pages anda. Anda bisa gunakan situs-situs pertemanan dan sosial media anda yang lain.

Yang berbayar, ini yang paling saya suka. Kenapa ? karena disini kita bisa mentargetkan orang-orang secara spesifik sesuai target market. Anda bisa menggunakan FB Ads atau Google Ads. Tawarkan mereka content-content anda yang menarik agar mereka mau masuk di "kolam" anda. 

Ingaat, ini belum JUALAN. Biasanya, temen-temen yang tidak paham merasa bahwa ini adalah langkah terakhir mereka. Jadi ketika mereka tidak berhasil menjual ditahap ini, mereka merasa gagal. Padahal bukan gagal, mereka baru setengah jalan. 

Anda perlu sadari, ditahap ini anda akan sering melakukan posting di social media baik yang gratis atau berbayar. Yang tidak paham akan langsung berjualan disini, dan hampir bisa dipastikan tidak ada yang beli. Kenapa ? karena audience atau orang-orang itu belum kenal anda, belum percaya anda. Target anda disini adalah buat mereka menyukai content anda dan masuk di kolam anda. Itu saja. Kalo ternyata ada yang beli, ya itu bonus anda. Rezeki anak sholeh ... :))

Ditahap ini, anda juga terus produksi content-content dan pertajam target market

4. Engagement

Di tahap ini, orang-orang sudah masuk di "kolam" anda. Tugas anda adalah membuat orang-orang dikolam anda merasa betah, akrab dan percaya kepada anda. 

Caranya gimana ? 

sapa mereka, ucapkan terima kasih karena sudah bergabung, buatkan grup diskusi, berikan content-content yang lebih menarik. Lakukan interaksi intense dengan mereka. Jika mereka bertanya, jawablah dengan baik. Ketika mereka merespon, berikanlah penghargaan seperti memberikan emoticon, beri semangat, dll.

Di tahap ini anda juga teruskan mengumpulkan audience, buat content-content baru, pertajam target market anda.

5. Panen

Ditahap inilah, ketika engagment dan kepercayaan sudah terbentuk, anda boleh menawarkan produk-produk anda. Walaupun begitu, tetap lakukan dengan etika. Ingat, mereka gabung di kolam anda karena content-content anda bermanfaat bagi mereka. Bagi mereka, produk anda hanya nomor sekian, yang penting adalah content-content anda. Artinya antara jualan dan content komposisinya 20:80. Jualannya hanya 20%, sisanya content.

Jadi misalnya dalam 1 hari anda posting 4 kali, yang jualan cukup 1 kali saja. Jangan tiap  posting hanya jualan saja. Tentu anda ditinggal follower anda. 

Hargai mereka... !

Ditahap ini anda juga terus lakukan engagement, mengumpulkan audience, buat content, dan pertajam target market.

6. Repeat order

Ketika anda sudah ada ditahap ini, inilah titik yang diinginkan setiap Pebisnis. Disini, orang-orang yang ada di kolam anda sudah menjadi "raving fans" anda, atau fans setia.  Ketika itu terjadi maka mereka akan melakukan repeat order berkali-kali.

Apa yang anda lakukan di tahap ini ?

Terus lakukan engagement, kumpulkan audience-audience baru, buat content dan pertajam target market atau temukan target-target market baru.

Naaah, sudah tau kenapa anda sering posting tapi tak ada yang beli ??

Silahkan perbaiki ya.

Terima kasih

No comments:

Post a Comment